Pages

Monday, April 12, 2010

MENGHADIAHI NAMUN MENGHUKUM

Karena menginginkan hasil yang lebih baik, banyak atasan mengiming-imingi imbalan tambahan pada bawahannya. Mereka menyebutnya sebagai sebuah bentuk penghargaan prestasi. Namun, sayangnya ternyata banyak orang yang tanpa sadar, bukannya memberikan hadiah, melainkan menghukum secara halus.
Mereka menghitung besarnya imbalan berdasarkan kecilnya kesalahan yang dilakukan oleh bawahan. Mereka mengumpulkan data-data mengenai produk yang cacat, jumlah hari keterlambatan, atau banyaknya keluhan dari pelanggan.
Apalah artinya semua ini?

Bila kita hendak menghukum, maka hukumlah kesalahan.
Sebaliknya, bila kita hendak memberikan penghargaan, maka hargailah kinerja. Prinsipnya sederhana saja, bila hanya delapan soal yang terjawab dengan benar dari sepuluh soal yang ada, maka nilai yang tepat adalah delapan.

No comments: