Pages

Tuesday, November 30, 2004

Mari menjadi mata air kasih sayang

Tindakan hanyalah tindakan. Nilai yang anda berikan dalam tindakan itulah yang membuatnya berbeda. Tindakan baik yang anda lakukan pada seseorang akan tampak begitu indah, jika anda berkenan membubuhinya dengan percikan cinta kasih.

Pernahkah anda melihat seorang pria bercambang lebat, berwajah garang, dengan tubuh kekar penuh rajah legam? Siapa pun mungkin segera gentar berhadapan dengannya. Atau, justru menyingkir jauh-jauh. Tapi, tidak demikian halnya dengan seorang gadis mungil yang memanggilnya ayah. Ketika ia melihat "sang ayah" datang dari pengasingannya, tanpa menghiraukan semua pemandangan seram yang ada di depannya, ia rengkuh "sang ayah" lekat-lekat.

Ia merasa begitu nyaman dalam pelukannya. Hanya karena satu sebab, gadis itu tahu betapa kasih pada "sang ayah" mendamaikan jiwanya. Siapa pun berhak menjadi mata air bagi mengalirnya kasih sayang. Demikian juga kita.

No comments: